Summer Courses by Dept. of Management, IPB

0
24

Departemen Manajemen kembali menyelenggarakan Kegiatan Summer Course on Sustainable Agrifood Management in Indonesia 2019 pada tanggal 18-28 Agustus. Sebenarnya summercourse ini bukanlah kegiatan baru Departemen Manajemen, tetapi merupakan kegiatan yang telah secara rutin diselenggarakan sejak tahun 2017. Tahun ini merupakan penyelenggaraan yang ke -3 dan mengambil topik “from traditional to Digital”.

Kegiatan Summer Course dihadiri peserta dari berbagai negara terutama negara ASEAN sejak 2 tahun yang lalu. Bukan hanya pengetahuan saja yang didapat para peserta, melainkan juga pengalaman, sahabat baru, dan kenangan indah dari IPB dan Kota Hujan.

Berikut adalah sekilas informasi tentang kegiatan Summer Course
yang pernah diselenggarakan Departemen Manajemen:

1. Management of Indonesian Small Scale and Medium Enterprises (MISSME 2017)
Summer Course MISSME 2017 telah sukses diselenggarakan pada 6 – 17 Agustus 2017 yang lalu. MISSME 2017 memiliki pendekatan multidisiplin yang mengintegrasikan berbagai disiplin ilmu yang berfokus pada pengembangan Usaha Kecil dan Menengah di Indonesia. MISSME 2017 meliputi overview perkembangan UMKM di negara berkembang, faktor-faktor yang mempengaruhi kesuksesan UMKM, strategi pemasaran dan peluang bagi UMKM, model bisnis kreatif UMKM, kebijakan pengembangan serta peningkatan SDM dan kompetensi kewirausahaan organisasi UMKM.

Pembicara MISSME 2017 terdiri atas: empat orang pengajar dari universitas internasional (UPN, UNSW, University of Hannover), lima orang pengajar dari IPB dengan berbagai lintas disiplin, serta dua orang instruktur dari perushaan nasional (Bank Indonesia dan PT Sierad).MISSME 2017 diikuti 15 peserta asing (Thailand, Malaysia, dan Vietnam) dan 1 peserta dalam negeri.

Gambar 1 Kegiatan Summer Course “MISSME 2017”

2. Sustainable Agri-food Management in Indonesia (SAMI 2018)
SAMI2018 merupakan kegiatan summer course yang telah sukses dilangsungkan selama 10 hari dengan input para pakar dari IPB bekerja sama dengan universitas internasional dan berbagai perusahaan pangan. Isu-isu relevan terkait dengan sustainable agrifood management disajikan dan dibahas melalui sesi presentasi panel. Lebih jauh lagi, SAMI2018 memberikan kesempatan bagi para pesertanya untuk bekerja sama dalam kelompok dalam konteks sustainable agrifood management di Indonesia.

SAMI2018 memiliki pendekatan multidisiplin yang mengintegrasikan pertanian, peternakan, ilmu pangan dan ilmu manajemen secara sistematis. Pembicara SAMI2018 terdiri atas: Tiga orang narasumber dari universitas luar negeri (Prof. Dr. Hermann Waibel – Leibniz University of Hannover, Prof. Dr. Suhaimi – UPM Malaysia, dan Prof. Panchanatam Annamalai University – India), empat orang dosen dari Departemen Manajemen, tiga orang dosen lintas disiplin dari dalam IPB (Mochammad Sriduresta Soenarno, S.Pt., M.Sc – Dept. IPTP, Dr. Ir. Feri Kusnandar, M.Sc – Dept. ITP, Prof. Dr. Asnath M. Fuah – Dept. IPTP), serta lima orang narasumber dari perusahaan (praktisi) sebagai objek fieldtrip (Agatho Organic Farm (Yayasan Bina Sarana Bhakti), PT Sierad Produce Tbk, Yogurt Cimory, PT. BLST, Foresthree, I Grow Resources Indonesa, Inc).

SAMI2018 telah berlangsung dari tanggal 6 – 15 Agustus 2018 yang lalu di Bogor, dibuka oleh Walikota Bogor dan ditutup oleh Bupati Bogor. Rangkaian kegiatannya terdiri atas 12 kelas kuliah dan diskusi, 12 kegiatan kunjungan lapang, 1 project tugas, dan 2 sesi presentasi. Summer course ini setara dengan 4 sks. SAMI2018 diikuti oleh total 19 orang peserta yang terdiri dari 14 peserta internasional dan 5 peserta dalam negeri.

Gambar 2 Kegiatan Summer Course “SAMI 2018”